Ayah Tiriku Menjadikanku Sebagai Pelampiasan Seks

Ayah Tiriku Menjadikanku Sebagai Pelampiasan Seks

Ayah Tiriku Menjadikanku Sebagai Pelampiasan Seks

Ayah Tiriku Menjadikanku Sebagai Pelampiasan Seks – Aku merupakan seorang anak tunggal bernama Chika yang sudah ditinggal ayahku saat kecil dimana mereka telah bercerai. Ayahku memiliki simpanan wanita lain, ibuku lalu mencari calon suami lain yang menjadikan hidupku mulai berubah. Aku mengenal dunia seks dan narkoba, membuat hidupku seperti tidak berarti lagi. Terkadang aku tinggal bersama ibuku, terkadang aku memilih kost dengan temanku.

Hidupku sangat hancur, aku berhubungan seks pada siapa saja termasuk teman-teman SMA ku. Meskipu kelihatannya buruk, namun aku menikmatinya, membuatku sejenak melupakan masalah duniawi. Malam itu aku diminta pulang oleh ibuku karena ayahku tiriku sedang berulang tahun. Aku yang sebenarnya malas pulang, terpaksa pulang untuk makan malam bersama.

Memang ayah tiriku lebih ganteng dan bertubuh atletis dibandingkan dengan ayah kandungku, tidak salah ibuku memilihnya. Ketika dirumah kulihat ayahku tengah membantu ibuku memasak, dengan tanpa mengenakan baju memperlihatkan ototnya dan tato di bagian belakang badannya yang cukup nyentrik, lumayan juga badannya apalagi kontolnya, fikirku saat itu.

Usai acara makan malam selesai, ibuku izin pergi keluar untuk membeli keperluan. Tinggallah aku berdua dengan ayah tiriku, aku memilih masuk ke kamar. Aku kemudian memutar video porno seraya mengucek memekku yang sudah gatal karena beberapa hari tidak melakukan hubungan seks. Saat masih asik menikmati, ayah tiriku masuk ke kamarku. Aku dengan segera mencabut tangan dari memekku, tetapi tak sempat mematikan video porno yang sedang kuputar.

Kelihatannya ayah tiriku curiga terhadapku tetapi pura-pura tak mengetahuinya. Ia bertanya “Lagi apa Chika mana nih kado ulang tahun buat papa?”, aku hanya tersipu malu dan mengatakan bahwa kadonya akan menyusul esok hari. Ia lalu mengatakan “Kado yang lain saja juga tidak masalah, kalau besok artinya bukan kado lagi dan tidak sah”. Akupun bingung ingin memberi kado apa karena aku tidak membeli apapun.

Aku lalu bertanya kepadanya, “Iya pa, Chika gak ada kado, emang kalau hari mau kado apa?”. Ia mengatakan dengan tenang “Apa aja boleh asal sama-sama puas”. Aku pun berdiri melepas semua pakaianku dan mengatakan padanya “Ini ya maksudnya?”. Ia pun sangat terkejut namun tetap mengiyakannya.

Tanpa ragu ia meremas payudaraku, menjilatnya, mengelus memekku dan mencium pipiku. Kemudian ia buka celananya dan mengeluarkan kontolnya memintaku menghisapnya. Kontolnya panjang dan hitam, pantas saja ibuku menyukainya. Kuhisap, kujilat dan kukocok secara perlahan. Tidak lama ia mengangkatku ke kasur dan tanpa kondom ia memasukkan kontolnya yang sangat tegang ke memekku. Ahhhh, nikmat sekali rasanya.

Ia pun menggenjotku dengan sangat cepat, ia mengatakan sudah beberapa hari tidak melakukan seks karena ibuku sedang datang bulan. Ia terus mempercepat goyangannya karena takut ketahuan ibuku. Usai menggenjotku cukup lama, ia mendesah keenakan lalu mencabut kontolnya kemudian segera mengarahkan ke wajahku.

Sontak saja kucuran spermanya memenuhi wajahku dan sebagian jatuh ke dadaku. Kuhisap lagi kontolnya hingga bersih dan lemas. Ia yang tidak berpakaian langsung keluar dari kamarku dan berterima kasih atas hadiahku. Aku mengiyakannya saja dan langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Semenjak kejadian itu, aku sangat sering tidur dirumah ibuku, bercinta dengan ayah tiriku sendiri.

AGEN POKER | AGEN CAPSA | AGEN JUDI BOLA | AGEN TERPERCAYA

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*